PENGARUH PENGUNGKAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILTY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DIMODERASI KINERJA KEUANGAN
DOI:
https://doi.org/10.70429/jpema.v4i1.307Kata Kunci:
Disclosure of Environmental Accounting, Institutional Ownership, Corporate Social Responsibility, Corporate Value, Financial PerformanceAbstrak
Mencapai nilai perusahaan yang maksimal ialah tujuan utama
dari organisasi bisnis. Peningkatan nilai perusahaan ini
seringkali tidak diimbangi dengan pengelolaan lingkungan
yang baik. Akibatnya terjadi kerusakan lingkungan karena
minimnya kepatuhan perusahaan terhadap tanggung jawab
lingkungan yang akan memperburuk pandangan perusahaan di mata masyarakat dan investor. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan membuktikan bahwa
pengungkapan akuntansi lingkungan, kepemilikan
institusional, dan Corporate Social Responsibility
berpengaruh terhadap nilai perusahaan dimoderasi oleh
kinerja keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan mengumpulkan data sekunder. Populasi
pada penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambangan
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2019
sampai 2022. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini
menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 8
sampel dari 80 perusahaan dan data penelitian sebanyak 32
data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis
regresi linear berganda dan Moderated Analysis Regression
(MRA) dengan aplikasi SPSS versi 26. Hasil dari penelitian
ini menunjukkan bahwa pengungkapan akuntansi lingkungan
kemudian kepemilikan institusional juga memiliki pengaruh
terhadap nilai perusahaan sedangkan corporate social
responsibility tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa kinerja
keuangan tidak mampu memoderasi pengaruh pengungkapan
akuntansi lingkungan, kepemilikan institusional, dan
corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan.







