ANALISIS SEMIOTIKA VISUAL LOGO PT KERETA API INDONESIA (KAI) PERIODE 2020 BERDASARKAN TEORI CHARLES SANDERS PEIRCE
DOI:
https://doi.org/10.70429/creativascientia.v3i1.314Kata Kunci:
Traditional pot motifs, KAI Logo, Visual Identity, Semiotics, Charles Sanders PeirceAbstrak
Kereta api telah menjadi pilihan transportasi utama di
Indonesia terutama pada Pulau Jawa, mulai dari abad ke-19. PT
Kereta Api Indonesia (PT KAI) merupakan Badan Usaha Milik
Negara yang bergerak di bidang jasa transportasi umum, dengan
kereta api sebagai moda utamanya. Sejak tahun 1953, logo PT
Kereta Api Indonesia telah mengalami perubahan dari tahun ke
tahun karena evolusi identitas perusahaan yang terus berkembang
dan perubahan visi dan misi dari perusahaan. Perubahan logo PT
KAI tahun 2020 terjadi atas dorongan semangat dari direktur utama
Ignasius Jonan pada saat itu, perubahan logo ini mencerminkan
langkah maju perusahaan untuk bersaing keras dengan
meningkatkan citra positif. Logo perusahaan memiliki peran
penting dalam membangun identitas dan citra visual dari sebuah
brand atau merek. Logo KAI bukan hanya sebagai simbol visual,
tetapi juga sebagai representasi dari transformasi dan modernisasi
yang telah dilakukan perusahaan seiring perjalanan waktu. Fokus penelitian ini adalah menganalisis bentuk visual logo PT Kereta Api Indonesia (KAI). Penelitian ini menggunakan metode penelitian
kualitatif deskriptif yang menggunakan teori semiotika Charles
Sanders Peirce. Metode ini digunakan untuk melihat bagaimana
ikon, indeks, dan simbol berinteraksi dengan elemen visual logo
seperti bentuk, warna, dan tipografi.






