ANALISIS KESALAHAN PERSEPSI VISUAL PADA LOGO TOKOPEDIA DAN DUOLINGO BERDASARKAN PRINSIP GESTLAT
DOI:
https://doi.org/10.70429/creativascientia.v3i1.318Kata Kunci:
Visual perception, logo, brand identity, Tokopedia, DuolingoAbstrak
Tokopedia dan Duolingo adalah dua platform digital yang
bergerak di bidang e-commerce dan pembelajaran bahasa, namun
memiliki logo dengan kemiripan visual, seperti warna hijau
dominan dan karakter ilustratif bermata besar. Kemiripan ini
berpotensi menimbulkan kesalahan persepsi visual (visual
misperception), di mana audiens salah menafsirkan stimulus visual
sehingga memengaruhi pengenalan identitas merek. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis
deskriptif melalui studi pustaka dan dokumentasi logo. Analisis
dilakukan berdasarkan teori persepsi visual dan prinsip Gestalt,
seperti kesamaan (similarity), kesatuan (unity), dan kesederhanaan
(simplicity). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kesalahan
persepsi visual akibat kemiripan elemen desain logo Tokopedia dan
Duolingo serta dampaknya terhadap identitas merek (brand identity). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesamaan elemen visual dapat memicu pengelompokan persepsi audiens,
menimbulkan kebingungan dalam membedakan merek, dan
memengaruhi kejelasan identitas. Meskipun kedua platform
memiliki fungsi berbeda, kemiripan visual tetap memengaruhi
persepsi audiens jika tidak diimbangi strategi diferensiasi visual.
Oleh karena itu, pemahaman persepsi visual dan penerapan prinsip
Gestalt penting dalam perancangan logo untuk meminimalkan
kesalahan persepsi dan memperkuat identitas merek di ranah digital






