CREATIVA SCIENTIA
https://jurnal.utpas.ac.id/index.php/creativa-scientia
<p>Jurnal karya tulis, kreatif, inovatif, eksperimental, rancangan, dan analisis karya yang lebih mengutamakan semangat kejujuran dalam membuat menulis.</p>Universitas Utpadaka Swastikaid-IDCREATIVA SCIENTIA3046-7101PENGAPLIKASIAN MOTIF TRADISIONAL PADA DESAIN KEMASAN KECAP CAP GENTONG SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN BRAND LOKAL
https://jurnal.utpas.ac.id/index.php/creativa-scientia/article/view/309
<p><em>The purpose of this study is to examine and integrate traditional Gentong motifs from Bantul Regency into the packaging design of Kecap Cap Gentong, a small and medium-sized enterprise (SME) product in the Special Region of Yogyakarta (DIY). By using a culture-based design approach, you can enhance local brand identity, increase product competitiveness, and expand market reach. Using a qualitative semiotic methodology, this study investigates the visual and symbolic meanings of applying Gentong motifs to packaging design, as well as how this impacts consumer perception and brand identity reinforcement. The study shows that the reconstruction of traditional motifs into modern packaging design is able to visually represent local cultural values and create aesthetic appeal that is in line with modern consumer preferences. The integration of traditional motifs not only serves as a decorative element, but also functions as a visual communication tool that strengthens the reputation of local brands and makes products unique in a competitive market.</em></p>Eko Agung SugiyartoMaryami
Hak Cipta (c) 2026 CREATIVA SCIENTIA
2026-02-272026-02-273111810.70429/creativascientia.v3i1.309ANALISIS SEMIOTIKA VISUAL LOGO PT KERETA API INDONESIA (KAI) PERIODE 2020 BERDASARKAN TEORI CHARLES SANDERS PEIRCE
https://jurnal.utpas.ac.id/index.php/creativa-scientia/article/view/314
<p>Kereta api telah menjadi pilihan transportasi utama di<br />Indonesia terutama pada Pulau Jawa, mulai dari abad ke-19. PT<br />Kereta Api Indonesia (PT KAI) merupakan Badan Usaha Milik<br />Negara yang bergerak di bidang jasa transportasi umum, dengan<br />kereta api sebagai moda utamanya. Sejak tahun 1953, logo PT<br />Kereta Api Indonesia telah mengalami perubahan dari tahun ke<br />tahun karena evolusi identitas perusahaan yang terus berkembang<br />dan perubahan visi dan misi dari perusahaan. Perubahan logo PT<br />KAI tahun 2020 terjadi atas dorongan semangat dari direktur utama<br />Ignasius Jonan pada saat itu, perubahan logo ini mencerminkan<br />langkah maju perusahaan untuk bersaing keras dengan<br />meningkatkan citra positif. Logo perusahaan memiliki peran<br />penting dalam membangun identitas dan citra visual dari sebuah<br />brand atau merek. Logo KAI bukan hanya sebagai simbol visual,<br />tetapi juga sebagai representasi dari transformasi dan modernisasi<br />yang telah dilakukan perusahaan seiring perjalanan waktu. Fokus penelitian ini adalah menganalisis bentuk visual logo PT Kereta Api Indonesia (KAI). Penelitian ini menggunakan metode penelitian<br />kualitatif deskriptif yang menggunakan teori semiotika Charles<br />Sanders Peirce. Metode ini digunakan untuk melihat bagaimana<br />ikon, indeks, dan simbol berinteraksi dengan elemen visual logo<br />seperti bentuk, warna, dan tipografi.</p>Firminus Guritno Sofian Santi Purnama Sari
Hak Cipta (c) 2026 CREATIVA SCIENTIA
2026-02-272026-02-2731193010.70429/creativascientia.v3i1.314ANALISIS DESAIN PADA POSTER KAMPANYE KERETA API INDONESIA (KAI) ANTI KEKERASAN SEKSUAL
https://jurnal.utpas.ac.id/index.php/creativa-scientia/article/view/317
<p>Pelecehan seksual merupakan permasalahan sosial yang<br />kerap terjadi di ruang publik, termasuk transportasi umum seperti<br />kereta api. Menanggapi isu tersebut, PT Kereta Api Indonesia<br />(Persero) meluncurkan kampanye visual bertajuk “STOP!<br />Kekerasan Seksual di Transportasi Umum!” untuk menciptakan<br />lingkungan perjalanan yang aman dan nyaman. Penelitian ini<br />bertujuan menganalisis peran desain grafis sebagai media<br />komunikasi sosial serta menilai efektivitas visual poster dalam<br />membangun kesadaran publik. Metode yang digunakan adalah<br />analisis visual dengan pendekatan studi kasus yang berfokus pada<br />tipografi, warna, ilustrasi, dan konstruksi pesan. Hasil penelitian<br />menunjukkan bahwa penggunaan tipografi sans-serif tebal<br />meningkatkan keterbacaan dan penegasan pesan, sedangkan<br />pemilihan warna yang bermakna psikologis memperkuat dampak<br />emosional. Ilustrasi humanis mendukung kejelasan dan daya<br />persuasif pesan. Secara keseluruhan, desain poster mampu<br />menyampaikan pesan secara tegas dan komunikatif. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian desain komunikasi visual, khususnya dalam analisis efektivitas elemen visual pada kampanye<br />sosial preventif di ruang publik transportas</p>Kurnia Auliya ShafaraniAnggo Ahmad Saputra
Hak Cipta (c) 2026 CREATIVA SCIENTIA
2026-02-272026-02-2731314510.70429/creativascientia.v3i1.317ANALISIS KESALAHAN PERSEPSI VISUAL PADA LOGO TOKOPEDIA DAN DUOLINGO BERDASARKAN PRINSIP GESTLAT
https://jurnal.utpas.ac.id/index.php/creativa-scientia/article/view/318
<p>Tokopedia dan Duolingo adalah dua platform digital yang<br />bergerak di bidang e-commerce dan pembelajaran bahasa, namun<br />memiliki logo dengan kemiripan visual, seperti warna hijau<br />dominan dan karakter ilustratif bermata besar. Kemiripan ini<br />berpotensi menimbulkan kesalahan persepsi visual (visual<br />misperception), di mana audiens salah menafsirkan stimulus visual<br />sehingga memengaruhi pengenalan identitas merek. Penelitian ini<br />menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis<br />deskriptif melalui studi pustaka dan dokumentasi logo. Analisis<br />dilakukan berdasarkan teori persepsi visual dan prinsip Gestalt,<br />seperti kesamaan (similarity), kesatuan (unity), dan kesederhanaan<br />(simplicity). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kesalahan<br />persepsi visual akibat kemiripan elemen desain logo Tokopedia dan<br />Duolingo serta dampaknya terhadap identitas merek (brand identity). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesamaan elemen visual dapat memicu pengelompokan persepsi audiens,<br />menimbulkan kebingungan dalam membedakan merek, dan<br />memengaruhi kejelasan identitas. Meskipun kedua platform<br />memiliki fungsi berbeda, kemiripan visual tetap memengaruhi<br />persepsi audiens jika tidak diimbangi strategi diferensiasi visual.<br />Oleh karena itu, pemahaman persepsi visual dan penerapan prinsip<br />Gestalt penting dalam perancangan logo untuk meminimalkan<br />kesalahan persepsi dan memperkuat identitas merek di ranah digital</p>Argyanti KhadijahAnggo Ahmad Saputra
Hak Cipta (c) 2026 CREATIVA SCIENTIA
2026-02-272026-02-2731466210.70429/creativascientia.v3i1.318VISUAL STORYTELLING DALAM FILM PENDEK SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI VISUAL
https://jurnal.utpas.ac.id/index.php/creativa-scientia/article/view/292
<p>Film pendek merupakan salah satu media komunikasi visual<br />yang efektif dalam menyampaikan pesan, emosi, dan makna kepada<br />audiens melalui bahasa visual. Dalam konteks Desain Komunikasi<br />Visual (DKV), visual storytelling menjadi elemen utama yang<br />mengintegrasikan aspek estetika, narasi, dan simbol visual.<br />Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran visual storytelling<br />dalam film pendek sebagai media komunikasi visual, serta<br />bagaimana unsur-unsur visual seperti sinematografi, komposisi,<br />warna, dan editing berkontribusi dalam membangun pesan naratif.<br />Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan<br />pendekatan analisis deskriptif melalui studi pustaka dan analisis<br />visual terhadap karya film pendek. Hasil penelitian menunjukkan<br />bahwa visual storytelling mampu memperkuat penyampaian pesan<br />tanpa ketergantungan pada dialog verbal, serta meningkatkan<br />keterlibatan emosional penonton. Kesimpulan penelitian ini<br />menegaskan bahwa visual storytelling merupakan pendekatan<br />strategis dalam produksi film pendek sebagai media komunikasi<br />visual yang efektif dan relevan dalam perkembangan media digital<br />saat ini.</p>fahmi NugrahaMoh Alfaujianto
Hak Cipta (c) 2026 CREATIVA SCIENTIA
2026-02-272026-02-2731637710.70429/creativascientia.v3i1.292